Salam Perkenalan~ ^_^



Shadow Word generated at Pimp-My-Profile.com

# MUTIARA KATA #

BAJAI IMAN DENGAN MUJAHADAH KEHIDUPAN, DIDIK NAFSU DENGAN BERPUASA, ASAH FIKIRAN DENGAN FIKIR MATI, BENTUK PERIBADI DENGAN SOLAT DAN BINA KALAM DENGAN BERTASBIH

!!M@n @n@???

My Photo
Brilliant Marjan@اداويه
SLAVE OF ALLAH ~the MO$T IMPORT@NT is i want 2 be $UPERB D@UGHTER & GOOD MU$L!M@H~ انشالله
View my complete profile

Monday, December 28, 2009

Tips dan Peringatan Untuk Pemuda dan Pemudi ISLAM

Salam Penuh Keceriaan..

Apa khabar anda semua? Dah makan tengah hari ke? Sambil-sambil kita rehat ni..saya nak share sedikit tips yang ditemui dari seorang sahabat blogger..Rasanya tak salah kita amik perhatian dan amalkan tips ni terutamanya bagi mereka yang ingin mencari calon buat peneman diri dan juga bagi mereka yang sedang berbahagia bersama insane tersayang..Jom kita lihat…




1. KETIKA MENCARI CALON
Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita
Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis,
tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.

3. KETIKA AKAD NIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu,tetapi menikah di hadapan
Allah

4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoa'kan anda, kerana anda
harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda
berfikir untuk BERCERAI kerana
menyia-nyiakan do'a mereka.

5. KETIKA MALAM PERTAMA
Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan
sepasang malaikat.

6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sedarilah bahawa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan
bertabur bunga, tapi juga semak belukar yang penuh onak dan
duri.

7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA GOYANG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justeru
semakin erat berpegang tangan

8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK.
Cintailah isteri atau suami anda 100%

9. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK.
Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda,tetapi cintailah
isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.

10.KETIKA EKONOMI KELUARGA MERUDUM
Yakinlah bahawa pintu rezeki akan terbuka lebar berbanding lurus
dengan tingkat ketaatan suami dan isteri.

11.KETIKA EKONOMI BERKEMBANG
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi
kita semasa menderita

12.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk
bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri memerlukan
pertolongan Anda.

13.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI
Tetaplah berjalan dengan gemalai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil
menyelesaikan semua pekerjaan.

14.KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berpikir bahawa orang tua yang baik adalah orang
tua yang tidak pernah marah kepada anak,kerana orang tua yang baik adalah
orang tua yang jujur kepada anak ....

15.KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinilah bahawa tidak ada seorang anakpun yang tidak mahu bekerjasama
dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang
tuanya.

16.KETIKA ADA PIL.
Jangan diminum, cukuplah suami, isteri sebagai ubat.


17.KETIKA INGIN AMAN DAN HARMONIS
Gunakanlah formula 7 K
1 Ketaqwaan
2 Kasih sayang
3 Kesetiaan
4 Komunikasi dialogis
5 Keterbukaan
6 Kejujuran
7 Kesabaran

Friday, December 25, 2009

WHY, WHY, WHY

Why do we press harder on a remote control
when we know the batteries are getting weak?

Why do banks charge a fee on "insufficient funds"
when they know there is not enough?

Why does someone believe you when you say there are four billions stars,
but check when you say the paint is wet?

Why doesn't glue stick to the bottle?

Why do they use sterilized needles for death by lethal injection?

Why does Superman stop bullets with his chest, but ducks
when you throw a revolver at him?

Why do Kamikaze pilots wear helmets?

Whose idea was it to put an "s" in the world "lisp"?
How is someone with alisp going to say "I have a lisp?"

Why is it that no matter what colour bubble bath you
use the bubbles are always white?

Why do people constantly return to the refrigerator with hopes that
something new to eat will have materialused?

Why do people keep running over a string a dozen times with their vacuum
cleaner, then reach down, pick it up, examine it, then put it down to give the vacuum one more chance?

Why is it that no plastic bag will open from the end on your first try?

When we are in the supermarket and someone rams our ankle with a shopping cart then apologizes for doing so, why do we say, "It's all right?" Well, isn't all right, so why don't we say, "That hurt, you careless fool?"

Why is it that whenever you attempt to catch something that's falling off the table you always manage to knock something else over?


~ Think, think, think...
~ nothing to do...(-_-)

Wednesday, December 23, 2009

"IMAN, KAMU CUTI HARI INI?"

Iman: Assalamualaikum.


Diri: Wa'alaikummusslam. Oh Encik Iman! Saya rasa dah dua tiga minggu kamu tak datang ke pejabat. Kamu cuti ke?


Iman: Apa pula saya cuti bos. Saya kan diberikan cuti.


Diri: Oh ye, lupa. Itu la, saya ingatkan segala urusan akan lebih terurus dan keuntungan syarikat akan bertambah lepas ambil En. Nafsu bekerja. Tapi jadi kelam-kabut pulak. Lepas terdengar ustaz kat tv berceramah hari tu, saya teringatkan kamu.


Iman: Jadi saya boleh kembali bekerja la bos? Saya boleh ambil balik jawatan saya dari En. Nafsu?


Diri: Eh, tak boleh. Saya sayang nak pecat En. Nafsu. Walaupun saya terpaksa bayar gaji yang tinggi, tapi dia berjaya menghiburkan saya.


Iman: Kalau macam tu, lebih baik saya berundur.


Diri: Eh, jangan! Tolonglah saya. Saya tak boleh kehilangan kamu berdua.


Iman: Tapi bos, kami tak mungkin bersama dalam satu syariat. Perbezaan antara kami sangat besar. En. Nafsu tu saya lihat anti sangat dengan saya.


Diri: Saya rasa serba salah la pula.


Iman: Bos boleh pilih satu je. Bos perlu mujahadah untuk pecat En. Nafsu, bos.


Diri: Saya tahu. Jauh dalam hati saya, saya memang perlukan kamu, En. Iman. Iri hati saya tengok syarikat ustaz kat sebelah. Mereka boleh maju sebab ada orang macam kamu. Baiklah, saya kena pecat En. Nafsu, tak kiralah apa yang berlaku. En. Iman, saya mahu kamu tubuhkan balik jabatan solat, puasa, zikir, al-Quran dan apa-apa yang patut.


Iman: Alhamdulillah, nampaknya bos dah buat keputusan yang bijak. Kalau bos teruskan prestasi yang cemerlang ni, saya yakin bos akan dinaikkan pangkat oleh CEO (Allah s.w.t) sebagai muttaqin.





Kitalah bos kepada diri sendiri. Kita yang menguruskan semua tentang diri kita, makan minum, pakaian pelajaran dan pekerjaan. Tetapi yang lebih penting ialah bagaimana kita menguruskan iman kita. Buatlah keputusan terbaik dan pilihlah agenda dan aktiviti yang boleh menyuburkan iman. Jangan ditendang keluar amalan soleh dan jangan melambai-lambai palit dosa masuk ke dalam diri.

**********************************************

Iman adalah mutiara
Di dalam hati manusia
Yang meyakini Allah
Maha Esa, Maha Kuasa

Tanpamu iman bagaimanalah
Merasa diri hamba padaNya
Tanpamu iman bagaimanalah
Menjadi hamba Allah yang bertaqwa

Iman tak dapat diwarisi
Dari seorang ayah yang bertaqwa
Ia tak dapat dijual-beli
Ia tiada di tepian pantai

Walau apapun caranya jua
Engkau mendaki gunung yang tinggi
Engkau berentas lautan api
Namun tak dapat jua dimiliki
Jika tidak kembali pada Allah

Jika tidak kembali pada Allah

Nasyid: Raihan

Tuesday, December 22, 2009

LUAHAN SEORANG IBU

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu…
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah
Sembilan bulan nak,… engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata…

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun

Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
Saat itulah… saat paling membahagiakan
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita Rasulullah di telinga mungilmu
                                            
Anakku,…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,
Maka ibu memilih menyusuimu,
Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu

Tetapi anakku…
Hidup memang pilihan…
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak…
Maafkan ibu…
Maafkan ibu…
Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang
Percayalah nak…
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak…
Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu…

Ratih Sanggarwati (Ratih Sang)

Sumber: http://www.rediesh.com/untuk-wanita/luahan-seorang-ibu

~ Firman Allah s.w.t yang bermaksud : 

“Kami wasiatkan kepada manusia, supaya ia berbuat baik kepada ibu bapanya. Ibunya yang mengadung dia dengan berbadan lemah yang berlipat ganda, melahirkannya dan menyusukannya, dan menceraikannya dari susu sesudah dua tahun lamanya. Sebab itu hendaklah berterima kasih kepada-Ku dan kepada ibu bapamu” (Surah Lukman:14)
ⓛⓞⓥⓔ ❤ UMMI & ABAH

Monday, December 21, 2009

KAU BUKAN MILIK KU BEGITU JUGA AKU BUKAN MILIK MU

Salam semua…


Sekadar berkongsi apa yang saya terbaca dalam facebook seorang sahabat di mana beliau telah mengambilnya dari blog sahabat lain.. http://kembarafirdausi2.blogspot.com

***************************************************

Salama'alaykum. Em, tadi ana ziarah la friendster seorang sahabat. Terjumpa satu sajak. Sajak, yang memang boleh digunakan untuk remaja zaman sekarang. Tatkala membuka profile kawan-kawan, tidak kira la myspce, mahu pun friendster, ataupun tagged, facebook, selalu sahaja terlihat, profile si dara, mahu pun teruna, meletakkan gambar-gambar kekasih hati pujaannya. [Maaf, ana ni memeang suka memerhati, lagipun segala profile2 memang dibuka untuk dilihat umum kan?] Bukan itu saja, malah ada yang menulis kata-kata yang membuatkan hati sempat beristighfar dengan tulisan-tulisan tersebut. Ada yang menulis "Dia aku punya sampai mati!". Wah, tiada ikatan apa-apa, sudah saling milik-memiliki?? hm, sahabat-sahibahku sekalian, sedarlah, kita tidak pernah miliki, selain yang empunya itu, Allah yang Esa.. terimalah...

Janganlah kau angkuh melaungkan.. .
Si dia kepunyaan mu ...
Atau kau kepunyaan si dia ...
Kerana hakikatnya.. .
Kita tidak pernah memiliki sesiapa...
Walau sekeping hati seorang insan...
Tidakkah kau sedar...
Hukum alam menyatakan.. .
Mencintai tidak semestinya memiliki?...
Manusia pandai berpura ...
Berlakon di pentas dunia...
Dan bertopeng menutup rahsia..
Tetapi hati...
Tidak pernah berdusta pada empunya...
Tentang perasaan yang bergolak di dalamnya...
Tidakkah kau sedar...
Mungkin si dia melafazkan.. .
Ungkapan cinta pada mu ...
Tetapi hati dan perasaannya. ..
Tidak pernah berniat begitu...
Dia hanya berselindung. ..
Di sebalik sejuta alasan...
Dan kau...
Begitu jujur dan setia mencintainya. .
Sehingga terlupa..
Hukum alam menyatakan..
Mencintai tidak bermakna memiliki..
Sesungguhnya. ..
"Aku tidak pernah memiliki diri mu..."
"Dan kau jua tidak memiliki diri ku."
Mengertilah. ..
Kita sebenarnya kepunyaan..
Yang Maha Esa...
Tiada sesiapa berhak memiliki diri kita...
Kecuali Dia...
Dia mengasihi hamba-Nya...
Dia memiliki hamba-Nya...
Dan ke pangkuan Dia kita akan di kembali.....

Kata seorang sahabat:
"Bila sayang kepada seseorang, simpanlah sedikit kebencian,
kerana manusia boleh berubah sekelip mata,
dan bila benci kepada seseorang,
simpanlah sedikit sayang kerana Allah lebih mengetahui.."

Maaf jika ada yang terasa hati, tidak terniat untuk menganiaya mana-mana sahabat, hanya untuk beri peringatan kepada diri, dan juga kepada antum, agar kita tidak melebihkan sesuatu perkara, agar kita tahu, yang kita tidak pernah memiliki, yang milik hanyalah Dia.. :)

Wallahu Ta'ala 'Alam, ada kesalahan, harap ditegur dengan hikamah.. wassalam..

**************************************************

Anas bin Malik meriwayatkan, Rasulullah s.a.w bersabda:
“Ada tiga perkara yang mampu mendatangkan manisnya iman, iaitu; Mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi cinta pada yang lain, mencintai sesorang hanya kerana Allah, dan tidak ingin kembali pada kekafiran, sebagaimana dia tidak ingin dilemparkan ke dalam api neraka” (HR. Bukhari-Muslim)

Saturday, December 19, 2009

~ NEVER GIVE UP ~

Salam Semua..

Sekadar berkongsi motivasi yang sangat2 berguna tuk kalian yg melawat blog ini dan juga tuk diri sy sendiri..

Lelaki itu hidup susah. Di Universiti, rata-ratanya semua hidup senang dan orang kaya. Lelaki itu hidup bersama bapa saudaranya kerana ibu bapanya telah meninggal dunia sejak ia masih kecil. Kehidupan yang susah, pengajian yang meletihkan dan terpaksa bekerja siang ke malam dalam waktu yang sama ia belajar. Kadang-kadang dia terpaksa mengambil upah memandu apabila shift bekerja memasak, mengemas rumah dan sebagainya diambil oleh orang lain. Namun, ia tetap meneruskan pengajian di kampus dengan perasaan yang malu dan segan. Biasiswa yang diterima pula sangat minima memandangkan yuran pengajian kampus yang sangat tinggi. Dengan upah yang diperoleh, kehidupannya menjadi lebih senang sedikit.

Dalam kehidupannya yang sederhana kini, ia mampu tidur lena, tenang dan puas, mendapatkan tempat tinggal yang lebih luas, pakain yang berganti dan makanan yang cukup. Namun, semakin lama semakin banyak tekanan, kesibukan dan gangguan. kehidupannya menjadi resah dan gelisah kembali.kenapa??

Sewaktu pengajian pula, lelaki itu selalu berharap untuk menjadi yang terbaik. Dia berusaha keras dan kadang-kadang langsung tidak pejamkan mata. Setiap kali menyerahkan kertas ujian, hatinya sangat bimbang sekiranya hasratnya tidak tercapai. Apabila result yang ditunggu keluar, keputusannya hanya sederhana. Ada yang baik dan ada yang kurang baik. Hati memang sedih namun usaha tetap diteruskan.

Masuk semester terakhir untuk pengajian degree, semangat belajarnya semakin berkobar-kobar. Kali ini, usahanya dilipat gandakan lagi. Namun, apa yang terjadi? Lelaki itu hanya mendapat markah lulus malah gagal dalam subjek tertentu. Kemurungan, kesedihan dan kegelisahan kini menyelubungi lelaki itu. Malah, teman sekampus turut memandangnya sinis dan seperti mengejek. Berhari-hari ia tidak dapat melelapkan mata kerana merasakan ia sudah melakukan yang terbaik dan sepatutnya memperoleh keputusan cemerlang..




Setiap kali memikirkan kesedihan, ia menjadi kuat semula dan mula berfikiran positif. Gagal sekali tidak bermakna gagal selamanya kan..Setelah itu, tahap yang lebih mencabar ditempuh untuk meraih segulung Master (MA). Seperti sebelum ini, lelaki itu turut menyimpan harapan yang tinggi untuk menjadi best student dan keputusan cemerlang. Ternyata, usaha dan keyakinannya selama ini tidak sia-sia. Ia memperoleh kedudukan yang sangat bagus..Tetapi, hatinya tetap murung dan sedih kerana merasakan dirinya tidak layak meraih gelaran dan kedudukan pertama itu. Kemudian, seorang temannya bertanya, sekiranya ia tidak memperoleh gelaran Master (MA) dengan pencapaian yang cemerlang bukankah ia akan bersedih hati?memang benar kan..

So, persiapkan diri kita dengan segala kemungkinan yang paling buruk agar tidak cepat berputus asa dan bersedih..dan....dalam menghadapi sesuatu situasi, bayangkan kita akan mengalami kerugian yang teruk jadi lebih mudah menerima apabila mendapati sedikit kerugian saja yang dialami...dan jangan pula kita lupa bersyukur atas segala nikmatNYA...



***************************************************


 

Alhamdulillah kerana aku belum penah gagal teruk tetapi aku juga bukanlah insan terbaik yg sentiasa mencapai kejayaan berterusan. Sejak di sem2 akhir pengajian ketika di degree dulu telah membuatkan aku buka mata dan sedar akan tanggungjawab yang harus aku pikul. Akhirnya, alhamdulillah tak terhingga, tesis aku mendapat A walau aku tidak tersenarai penerima anugerah dekan. Tetapi kerana semangat yang aku ada itulah membuatkan aku bangkit balik tuk tebus apa yg pernah aku terlepas sebelum ini. Hanya kerana tesis dan bantuan insan2 yg sangat akrab denganku  membuatkan aku tak menoleh lagi dengan keputusan ini. 

Namun perjalanan yang aku lalui ini masih baru (sambung in MBA MUAMALAH). Semuanya serba baru apatah lagi 2 Muharam 1431H, masih baru kita lalui. Azam baru dijadikan ukuran buat penentu kejayaanku kelak. Ada harga yang perlu aku bayar. Aku sangat bersyukur kerana aku masih ada keluarga yang menjadi tulang belakangku dan masih disayangiNYA. Terima Kasih Buat Dirimu..Peniup Semangatku

"Buat yang terbaik bila amik MBA ni..tebus balik kegagalan lalu. Akak hebat cz abah tau engkau macam mane. Jadi lecturer atau pegawai bank lepas ni. Abah tak dapat buat PhD, harapnya kakak dan anjang dapat sambung la"~ insyaAllah..aku berazam tuk jadi Adawiah yg sangat2 hebat dan luar biasa bagus dan sentiasa berpijak di bumi nyata; syukur padaNYA

Friday, December 18, 2009

DON'T ASK, WHY I LOVE YOU ??



Isteri : Mengapa abang menyukai saya? Mengapa abang cintakan saya?

Suami : Abang tidak boleh menerangkan sebabnya, namun begitu abang memang menyayangi dan mencintai Sayang!

Isteri : Abang tak boleh terangkan sebabnya? Bagaimana abang boleh katakana abang sayang dan cintakan saya sedangkan abang tidak boleh menerangkannya.

Suami : Betul! Abang tak tahu sebabnya tetapi abang boleh buktikan bahawa abang memang cintakan Sayang!

Isteri : Tak boleh beri bukti! Tidak! Saya hendak abang terangkan kepada saya sebabnya. Kawan-kawan saya yang lain yang mempunyai suami dan teman lelaki, semuanya tahu menerangkan mengapa mereka mencintai. Dalam bentuk puisi dan syair lagi. Namun begitu abang tidak boleh terangkan sebabnya

Si suami menarik nafas panjang dan dia berkata
"Baiklah! Abang mencintai Sayang sebab sayang cantik, mempunyai suara yang merdu, penyayang dan mengingati abang selalu. Abang juga sukakan senyuman manis dan setiap tapak Sayang melangkah, di situlah cinta Abang bersama Sayang!"

Si isteri tersenyum dan berpuas hati dengan penerangan suaminya tadi. Namun begitu selang beberapa hari si isteri mengalami kemalangan dan koma.

Si suami amat bersedih dan menulis sepucuk surat kepada isterinya yang disayangi. Surat itu diletakkan di sebelah katil isterinya di hospital. Surat tersebut berbunyi begini :

"Sayang! Jika disebabkan suara aku mencintai mu... sekarang bolehkah engkau bersuara? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu. Jika disebabkan kasih sayang dan ingatan aku mencintai mu...sekarang bolehkah engkau menunjukkannya? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.Jika disebabkan senyuman aku mencintai mu... sekarang bolehkah engkau tersenyum? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu. Jika disebabkan setiap langkah aku mencintai mu.... sekarang bolehkah engkau melangkah? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu. Jika cinta memerlukan sebabnya, seperti sekarang. Aku tidak mempunyai sebab mencintai mu lagi. Adakah cinta memerlukan sebab? Tidak! Aku masih mencintai mu dulu, kini, selamanya dan cinta tidak perlu ada sebab. Kadangkala perkara tercantik dan terbaik di dunia tidak boleh dilihat, dipegang. Namun begitu... ia boleh dirasai dalam hati."